R Hamzaiya S. Hum Sayangkan Sikap Oknum Anggota Arhanud
Cirebon | Radar Bhayangkara Indonesia
Dalam rangka menyambut kemerdekaan Indonesia Desa Cibogo Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon menyelenggarakan kegiatan pertandingan Bola Volly dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2024.
Namun pertandingan yang diselenggarakan dalam rangka menyambut kemerdekaan Republik Indonesia diwarnai kericuhan.
Kericuhan tersebut diawali oleh salah satu oknum yang mengaku sebagai anggota Arhanud. Salah satu anggota oknum yang mengaku berasal dari Arhanud tersebut melempar kursi ke panitia penyelenggara hingga menimbulkan aksi kemarahan masyarakat sekitar.
Tokoh masyarakat R. Hamzaiya S. Hum dalam keterangan mengakui penyesalan yang sangat mendalam atas perilaku dan tindakan salah satu oknum yang mengatasnamakan anggota Arhanud tersebut.
Terlepas daripada alasan pelemparan yang belum jelas, tapi diluar konteks tersebut tindakan arogansi anggota Arhanud tersebut telah mencoreng nama institusi.
Seharusnya jika ada persoalan dll mengenai sesuatu hal yang berkaitan dengan acara, sepatutnya dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pihak panitia secara bijak dan santun. Ujarnya.
Tidak mengambil tindakan yang mencerminkan premanisme, arogan dan tidak terpuji.
Bagaimana disebut tidak terpuji, oknum anggota Arhanud yang diketahui bernama Tarsobaja tersebut tiba tiba melemparkan kursi, menendang dan berteriak “saya anggota Arhanud”. Tambahnya.
Hal yang berkesan tidak baik sehingga masyarakat terprovokasi dan merangsek masuk kedalam lapangan dan membuat ricuh serta gaduh.
Etika pengayom masyarakat, pelindung serta sikap prajuritnya kami pertanyakan. Bersikap premanisme menimbulkan kegaduhan dengan berteriak membawa nama institusi, dinilai mencerminkan nilai etika yang kurang baik.
Seyogyanya sikap daripada pengayom masyarakat lebih mengutamakan asas musyawarah, seandainya dalam kegiatan tersebut ada kekurangan dapat komplain ke pihak penyelenggara bukan melakukan tindakan anarkis secara sepihak sehingga menimbulkan kesan yng kurang bijaksana.
Ini hanya sebagai masukan semoga kedepannya kejadian ini terutama berkaitan pada nilai etika dan moral prajurit dapat dinilai baik di masyarakat umum tutup nya.

