Aksi Tulus Ipda Muhammad S Gani Personil Sat Brimob Polda Gorontalo, Membantu Pasilitasi Anak-anak Belajar Ngaji di Musholla Kecil Sederhana
GORONTALO, Radar BI-Aksi tulus seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Ipda Muhammad S. Gani,SH.M.H. CPPS yang menjabat Dantim Unit Sapu Jagad Unit Wanteror Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Gorontalo menjadi sorotan publik karena aksinya tersebut
Aksinya bermula dari perjalanan setiap harinya saat pergi bertugas menuju Markas Brimob tempat Ipda Muhammad Gani dinas,ditepi jalan wilayah Isimu Utara, Kecamatan Tibawa, tampaknya melihat sekelompok anak tengah mengaji di sebuah Mushola kecil yang sederhana, selanjutnya Ipda Muhammad Gani mendatangi para anak-anak yang sedang mengaji
“Terlihat tidak ada papan nama,tanpa ada fasilitas yang memadai,papan tulis tua, kapur seadanya,dan Al-Qur’an lusuh , membuat hati Ipda Muhammad Gani tergugah.
Selanjutnya Ipda Muhammad Gani sering ke Mushola tersebut tergugah untuk mengajar dan bersama anak-anak santri,karena menurutnya menjadi teman setia para santri cilik itu dalam menimba ilmu agama.
Beberapa hari berkumpul dengan para anak-anak santri Ipda Muhammad Gani mulai tergugah dengan keadaan yang terlihat pemandangan yang membekas di hatinya,tanpa publikasi, tanpa bantuan dari manapun,lalu Ipda Muhammad Gani mulai mengumpulkan sisa potongan kayu, ranting bekas latihan tembak, dan material dari lokasi longsoran yang tak jauh dari Mushola tersebut
“Selanjutnya dengan inisiatif nya barang-barang itu ia jual diam-diam ke pabrik kapur dan pengepul, lalu hasilnya ia belikan Al-Qur’an baru serta perlengkapan mengaji lainnya.
“Saya hanya ingin mereka bisa belajar dengan semangat dan nyaman.Mereka adalah penerus kita. Jangan sampai kehilangan harapan hanya karena tempat belajar mereka tak layak,”ungkap Ipda Muhammad Gani Personil Sat Brimob Polda Gorontalo tersebut pada Senin (4/8)
Ipda Muhammad Gani juga mulai merancang pengembangan Mushola tersebut agar lebih representatif, dengan melengkapi perlengkapan dan pengadaannya
“Ia bahkan memikirkan insentif bagi para guru yang mengajar ngaji, karena menurutnys selama ini yang mengajar dengan bayaran minim, hanya Rp.120 ribu per bulan, dan mereka berjalan sejauh 3 kilometer setiap harinya,”terang Ipda Muhammad Gani
“Saya akan terus sisihkan waktu dan tenaga, kumpulkan lagi kayu dan apa pun yang bisa dijual. Semoga ke depan saya bisa membantu lebih banyak,”ucapnya
Aksi tulus yang dilakukan oleh Ipda Muhammad Gani dengan sepenuh hatinya, karena dirinya adalah seorang Polri bertugas di kesatuan Brimob Polda Gorontalo harus bisa membagi waktunya untuk Negara dan Masyarakat.
Dengan tulus dan ikhlas Ipda Muhammad Gani sebagai Personil Sat Brimob Polda Gorontalo telah mewakili Kepolisian Republik Indonesia , yang peduli dengan rakyat, serta mau membangun karakter generasi muda melalui pendidikan agama,dan menurutnya itu adalah bagian tak terpisahkan dari pengabdian sebagai Abdi Negara.
“Apa yang saya lakukan ini bukan sekadar kegiatan sosial, tapi bentuk nyata cinta kami dari Brimob kepada Masyarakat. Kami ingin hadir tidak hanya saat ada ancaman, tapi juga saat mereka butuh harapan,”tuturnya
Kehangatan dan rasa syukur pun datang dari Warga sekitar. Mereka mengaku tersentuh oleh aksi tulus Ipda Muhammad Gani yang turun langsung dalam kehidupan Masyarakat,dan membuktikan bahwa aparat keamanan bisa menjadi bagian dari solusi dan inspirasi.
Mushola tanpa nama itu kini perlahan bersinar, bukan karena kemegahannya, tapi karena cahaya kasih yang terpancar dari ketulusan seorang Personil Polri dari Sat Brimob Polda Gorontalo .@Suandi

