Pemerintah Desa Lemahbangdewo bersama BPN Banyuwangi Serahkan 400 Sertifikat Program PTSL 

Pemerintah Desa Lemahbangdewo bersama BPN Banyuwangi Serahkan 400 Sertifikat Program PTSL 

BANYUWANGI, Radar BI, Pemerintah Desa (Pemdes) Lemahbang Dewo kecamatan Rogojampi kabupaten Banyuwangi,bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi menyerahkan 400 sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) bertempat di pendopo desanya,Kamis(18/9)

Kepala Desa Lemahbangdewo Edy Sunarko,dalam sambutannya mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT, “saya mengajukan program PTSL mulai tahun 2020 di tahun 2025 ini terealisasi, dan Alhamdulillah pada hari ini kamis 18 September 2025 bisa menyerahkan 400 sertifikat dari jumlah 700 sisanya menunggu gelombang dua.

Ketua panitia PTSL Desa Lemahbang Dewo, Aris Karyono saat  dikonfirmasi tentang sertifikat yang masih belum keluar menjelaskan,pengajuan dari Desa 1080, namun dapat jatahnya hanya 700 itupun memaksakan diri, untuk tahap pertama sesuai blok, dari blok kecil akhirnya 400 karena blok kecil itu sebagian Dusun Kebalen lor jadi Kebalen lor dapatnya banyak,”ungkapnya

“Untuk Kebalen lor keluar 248 sertifikat, Kebalen Kidul 46 sertifikat, kemudian Satriyan 2 sertifikat dan Dusun Krajan 104.

“Jadi sisanya menunggu gelombang dua, dan untuk yang gelombang dua, itu nanti kalau bloking sudah dibuka,untuk sisanya yang gelombang dua semuanya sudah terinput, jadi kalau gelombang dua sudah dibuka tinggal masukkan saja, ” jelas Aris karyono.

Ditempat yang sama, Anis Setyaningrum selaku ketua Ajudikasi tim PTSL mengatakan, target itu sebenarnya 700, tapi karena mungkin dibagi seluruh Banyuwangi, jadi 400 dulu,”terangnya

“Lanjutnya ,ada tambahan nanti kita konfirmasi ke Desa,jadi target 700 itu yang terdaftar masih baru 400, kalau yang 300 nanti menyusul, yang 300 belum terdaftar

Dari desa sudah terdata,kalau yang 700 itu mungkin ditanya ke Desa saja berapa yang sudah terdaftar ke desa, tapi yang untuk kami itu sementara target nya 400, karena anggarannya di bagi seluruh Banyuwangi,” tutupnya.@Apong

RADAR NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *