Solidaritas kemanusiaan,Polres Metro Bekasi bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi Berikan Bantuan Kepada Warga Yang Terdampak Banjir di Kecamatan Pebayuran 

Solidaritas kemanusiaan,Polres Metro Bekasi bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi Berikan Bantuan Kepada Warga Yang Terdampak Banjir di Kecamatan Pebayuran 

BEKASI, Radar BI– Banjir yang  merendam berhari-hari Kampung Kobak Ceper, Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, membuat prihatin kehidupan para warga yang terdampak korban banjir tersebut.Genangan air belum sepenuhnya surut, aktivitas lumpuh, dan penghasilan warga terhenti.Dalam kondisi serba terbatas itu, dapur umum menjadi harapan utama agar warga tetap bisa bertahan.

Dalam situasi darurat tersebut, solidaritas lintas instansi hadir nyata, pada Rabu, 28 Januari 2026.Bantuan kemanusiaan mengalir dari berbagai unsur pemerintahan, aparat, dan elemen masyarakat untuk membantu warga yang terdampak banjir.

Tercatat, tujuh unsur bergerak serentak menyalurkan bantuan, yakni: Polsek Pebayuran,Dinas Sosial Kabupaten Bekasi,MBG Kertajaya,MBG Karangpatri,Polres Metro Bekasi ,PDAM Tirta Bhagasasi dan Kantor Camat Pebayuran

Bantuan yang disalurkan meliputi beras, telur, air mineral, bumbu dapur, serta makanan ringan.

Seluruh logistik tersebut menjadi penopang utama operasional Dapur Umum Desa Karangharja, yang hingga kini terus memasak dan mendistribusikan makanan bagi warga yang rumahnya masih terendam banjir.

Dari dapur umum tersebut, tercatat sebanyak 1.020 bungkus makanan berhasil dimasak dan dibagikan kepada warga terdampak banjir.Hal ini menjadi bukti solidaritas kemanusiaan, dengan kolaborasi lintas sektor mampu menjawab kebutuhan paling mendesak masyarakat di tengah bencana.

Penyaluran bantuan diterima langsung oleh Kepala Desa Karangharja, Sukarma (Abah Heru), dan dikoordinasikan agar distribusi berjalan merata dan tepat sasaran.

Sementara itu, Camat Pebayuran, Hasyim Adnan, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir membantu masyarakatnya. kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah bergerak membantu warga.

“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang masih berjuang menghadapi dampak banjir.Ia juga menjelaskan bahwa selama banjir melanda, kebutuhan pangan menjadi persoalan paling krusial, terutama bagi warga rentan seperti lansia, anak-anak, dan keluarga berpenghasilan rendah. Karena itu, dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan hingga kondisi benar-benar pulih,”ungkapnya.

Bagi warga Karangharja, bantuan ini bukan semata soal logistik. Ini adalah pesan kepedulian dan kehadiran pemerintah, bahwa di tengah bencana, mereka tidak dibiarkan berjuang sendirian.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa banjir di wilayah Pebayuran bukan sekadar peristiwa musiman. Ia menuntut perhatian serius dan langkah nyata agar penanganan bencana dan perlindungan masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya saat air meluap.(Mulis)

RADAR NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *