10 Pos Kesehatan Disiagakan di Jalur Mudik, Banyuwangi Pastikan Layanan Tetap Jalan Saat Lebaran

10 Pos Kesehatan Disiagakan di Jalur Mudik, Banyuwangi Pastikan Layanan Tetap Jalan Saat Lebaran

BANYUWANGI, Radar BI-  Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal selama libur Lebaran 2026. Sebanyak 10 pos kesehatan disiagakan di titik-titik strategis jalur mudik untuk melayani masyarakat, pemudik, hingga pengemudi.

Pos kesehatan tersebut beroperasi mulai 13 hingga 25 Maret 2026, tersebar di berbagai lokasi seperti terminal, pelabuhan, stasiun, bandara, masjid, hingga kawasan perbatasan.

Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M S.i., menyampaikan, posko kesehatan ditempatkan di wilayah dengan mobilitas tinggi masyarakat.

“Pada mudik Lebaran 2026 ini, kami siapkan 10 titik pos kesehatan, termasuk di kawasan perbatasan seperti Kalibaru, Wongsorejo, hingga Paltuding Ijen,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Adapun lokasi pos kesehatan meliputi Terminal Rogojampi, Terminal Gambiran, Pelabuhan Ketapang, Stasiun Ketapang, Bandara Banyuwangi, pusat Kecamatan Genteng, Masjid Baiturrohman Kalibaru, RTH Kalibaru, Taman Sritanjung (posko gabungan bersama Polresta), serta Paltuding Ijen.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menjelaskan, layanan yang disediakan mencakup pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pertolongan pertama kegawatdaruratan, stabilisasi pasien sebelum dirujuk, hingga layanan rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Tenaga kesehatan yang bertugas berasal dari rumah sakit, puskesmas, dan klinik di Banyuwangi,” jelas Amir.

Selain pos kesehatan, Pemkab Banyuwangi juga menyiagakan 13 unit UGD rumah sakit dan 18 puskesmas rawat inap yang beroperasi 24 jam selama libur Lebaran.

Tak hanya itu, sebanyak 13 puskesmas rawat jalan tetap membuka layanan pada hari libur mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

“Dengan langkah ini, kami memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, aman, dan responsif, serta mampu mengantisipasi berbagai potensi kegawatdaruratan selama arus mudik dan libur Lebaran,” pungkas Amir.(Apong)

RADAR NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *