Humas Bank Indonesia Pematangsiantar Luruskan Polemik Capacity Building Media, Ungkap Kronologi dan Misi Edukasi Ekonomi
RADAR BI | Pematangsiantar, Kamis 23 April 2026 – Humas Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Pematangsiantar angkat bicara untuk meluruskan polemik pemberitaan terkait kegiatan Capacity Building Media di Balikpapan. Klarifikasi ini disampaikan guna memastikan informasi yang beredar tetap akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Humas BI Pematangsiantar berinisial FS mengungkapkan kronologi komunikasi yang telah dilakukan dengan awak media. Pertemuan pertama berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, sekitar pukul 16.15 WIB di Lims Kok Tong, Jalan MH Sitorus. Dalam pertemuan tersebut, pihak Humas telah memberikan penjelasan terkait kegiatan dimaksud. Namun, pemberitaan yang muncul dinilai belum sepenuhnya mencerminkan fakta di lapangan.
Sebagai tindak lanjut, pertemuan kedua kembali digelar pada pukul 14.30 WIB di Cafe Vife, Jalan Simanuk-manuk. Pertemuan ini bertujuan memperjelas informasi serta memberikan pemahaman yang lebih utuh atas substansi kegiatan yang telah dipublikasikan.
FS menegaskan, kegiatan Capacity Building bersama media ke Kalimantan Timur merupakan agenda resmi yang memiliki misi edukatif. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas jurnalis dalam memahami dan menyajikan isu-isu ekonomi secara komprehensif.
“Tujuannya adalah sebagai bentuk edukasi bagi rekan-rekan media, agar dapat menghasilkan berita ekonomi yang akurat, mendalam, dan berimbang,” ujar FS.
Menurutnya, pemahaman yang tepat terhadap indikator ekonomi menjadi hal penting agar informasi yang disampaikan kepada publik tidak menimbulkan persepsi keliru. Oleh karena itu, komunikasi lanjutan dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat.
Terkait isu permintaan penurunan atau take down berita, FS menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan melalui pendekatan persuasif. Langkah itu dimaksudkan untuk menjaga keselarasan narasi agar tidak menyimpang dari tujuan utama program peningkatan kapasitas media.
Pihak Humas juga menyayangkan adanya informasi yang dinilai tidak tepat sehingga memicu polemik. Pertemuan lanjutan di Cafe Vife pun disebut sebagai ruang klarifikasi atau tabayun guna mencegah kesalahpahaman berkepanjangan.
Kantor Perwakilan BI Pematangsiantar menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi keterbukaan informasi publik serta menghormati independensi pers. BI memandang media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan edukasi kebijakan moneter dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Ke depan, BI Pematangsiantar berkomitmen membuka ruang dialog yang lebih konstruktif dan transparan, sekaligus siap menerima kritik dan masukan yang membangun demi meningkatkan kualitas program serta manfaatnya bagi masyarakat luas. Red

