Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jembatan di Desa Tandem Hilir I Menuai Sorotan
HAMPARAN PERAK,Radar BI – Forum Komunikasi Masyarakat (Forkomas) Hamparan Perak Cerdas menyoroti keras proyek pembangunan jembatan di Desa Tandem Hilir I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, yang dikerjakan oleh CV Calanda Java Energy dengan nilai kontrak sebesar Rp 498.932.432,89 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026.
Berdasarkan temuan di lapangan, proyek yang baru selesai tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai dengan spesifikasi teknis. Hal ini terlihat dari munculnya kerusakan pada beberapa bagian struktur jembatan, termasuk retakan dan kerusakan pada beton yang seharusnya masih dalam kondisi prima.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait kualitas pekerjaan, pengawasan, serta penggunaan anggaran negara dalam proyek tersebut. Mengingat proyek ini dibiayai dari uang rakyat, maka setiap tahapan pelaksanaannya seharusnya mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan mutu yang terjamin.
Ketua Umum Forkomas Hamparan Perak Cerdas, Ismail Marzuki, SH, dengan tegas menyampaikan sikap organisasi:
“Kami meminta kepada pihak terkait, baik pelaksana kegiatan maupun instansi pengawas, untuk bertanggung jawab penuh atas kondisi ini. Jangan sampai proyek yang dibangun dari uang rakyat justru tidak memberikan manfaat maksimal dan berpotensi membahayakan masyarakat.”
Lebih lanjut, Forkomas Hamparan Perak Cerdas mendesak:
Dilakukannya audit teknis menyeluruh terhadap proyek tersebut.
Pemeriksaan terhadap pihak kontraktor terkait dugaan ketidaksesuaian pekerjaan.
Tindakan tegas dari pemerintah daerah apabila ditemukan pelanggaran.
Perbaikan segera terhadap bagian jembatan yang mengalami kerusakan.
Forkomas juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas serta sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar, yakni menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.
“Kami tidak ingin pembangunan hanya menjadi formalitas serapan anggaran, tetapi harus berkualitas dan aman digunakan oleh masyarakat,” tambah Ismail Marzuki, SH.@Indra

