Dinas Kesehatan Banyuwangi Bersama Yayasan Sukses Mulia Sejahtera Menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji Bagi Penjamah Pangan SPPG Angkatan IV Tahun 2026
BANYUWANGI, Radar BI – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan keamanan pangan siap saji, Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG),Yayasan Sukses Mulia Sejahtera bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan Angkatan IV Tahun 2026, yang berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) di Aula SPPG Berkah Jaya 79 Group Tulungrejo Glenmore Jawa Timur.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan Penjamah Pangan dari berbagai unit pelayanan SPPG dibeberapa wilayah yaitu:
1.SPPG Sumbergondo Glenmore 03.dengan 29 Peserta
2.SPPF Tulungrejo Glenmore 04, dengan 28 Peserta
3.SPPG Kumendung Muncar 01, dengan 30 Peserta
4.SPPG Kesilir Siliragung 04, dengan 27 Peserta
5.SPPG Sumberberas Muncar 05, dengan 28 Peserta
6.SPPG Sumberagung Pesanggaran 04, dengan 27 Peserta.
Dan 3 SPPG diluar Yayasan Sukses Mulia Sejahtera antara lain:
1.SPPG Jambewangi 2 Sempu 38 Peserta
2.SPPG Yosomulyo Gambiran 22 Peserta
3.SPPG Kaligondo 2,ada 38 Peserta.

Program MBG adalah salah satu Program Strategi Nasional yang saat ini menjadi trending topik di era Pemerintahan Presiden Prabowo, sebagai program makan bergizi dan gratis,yang bisa langsung di rasakan oleh penerima manfaat mulai dari anak balita, Paud, TK, SD, SMP, SMA dan juga oleh ibu hamil dan menyusui, yang di kelola secara langsung di bawah Badan Gizi Nasional.
Perlunya pelayanan prima pada Program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi telah di adakan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).Maka dari itu perlu kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi bersama Yayasan Sukses Mulia Sejahtera untuk menggelar pelatihan tersebut.
Pelatihan Sertifikat ini di buka oleh Kapala Puskesmas Tulungrejo Heru Prasetyo SKM, M.Kes mewakili kepala Dinas Kabupaten Banyuwangi

Pada sambutan kedua yang disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Joko Setiono S.Kep, Ners yang juga Sekretaris Yayasan Sukses Mulia Sejahtera, disampaikan pada Pelatihan ini diikuti oleh 9 SPPG, 6 SPPG Berkah jaya 79 Group di bawah Yayasan Sukses Mulia Sejahtera, dan 3 SPPG di luar Yayasan Sukses Mulia Sejahtera.Jadi total semua ada 258 peserta,”ungkap Joko.
Joko juga menyampaikan agar semua peserta bisa mengikuti sampai akhir sesi dan nanti akan di lakukan pos tes sebagai bentuk penilaian untuk kelulusan sertifikasi ini, tak lupa juga di sampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang turut dan terlibat dalam acara ini,”tutupnya.
Pada pelatihan ini di sampaikan oleh beberapa Nara sumber antara lain dari BPOM Jember dan Dinas kesehatan Banyuwangi.
Beberapa materi yang di sampaikan di bagi menjadi 2 sesi antara lain :
Sesi Pertama
* Pemeliharaan Lingkungan Kerja serta Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa penyakit yang di sampaikan oleh ibu Ayu dari BPOM Jember.
* Pembersihan dan Sanitasi Peralatan
* Program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi
* Hygiene Perorangan.
Sesi Kedua.Pada sesi ini materi disampaikan langsung oleh Bapak Kepala Dinas Banyuwangi H Amir Hidayat SKM, M.Si melalui Zoom Meeting.
Beliau menyampaikan tentang Pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang Sehat dan Aman.
Salah satu makalah yg di sampaikan adalah 4 Standar BGN untuk Pelayanan SPPG ke Penerima Manfaat :
1. Kecukupan Kalori
2. Komposisi Kandungan gizi
3. Standar Hygienis
4. Standar Keamanan
Beliau juga berharap semua SPPG mampu dan bisa memenuhi hal tersebut.
Disisi lain, Ketua Yayasan Sukses Mulia Sejahtera H. Eko Susilo Nurhidayat yang sedang berada di Jakarta juga menyampaikan pesan lewat telephone kalau Pelatihan ini adalah langkah awal persyaratan untuk mendapatkan Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS) di semua SPPG yang beroperasi dan dilanjutkan dengan Pemeriksaan Air, Sample Makanan , Swab peralatan masak dapur dan Ompreng. Kalau persyaratan ini tidak bisa dipenuhi maka SPPG tidak bisa beroperasi.
Sesi ketiga di lakukan Pos Tes sebagai langkah akhir bagi peserta apakah lolos sertifikasi atau mengulang dan Alhamdulillah semuanya bisa lolos dan mendapatkan sertifikat.
Acara selesai jam 16.00 dilanjutkan dengan doa Penutup dan foto bersama.
Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah, menyimpan, serta menyajikan makanan yang aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan.
Materi pelatihan meliputi pengenalan bahaya pangan, praktik kebersihan personal, pengolahan makanan yang benar, pengendalian mutu, serta pencegahan kontaminasi silang. Selain teori, peserta juga mendapatkan pembekalan praktik langsung yang dipandu oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Banyuwangi dan BPOM Jember serta tenaga ahli.
Salah satu peserta, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman tentang standar keamanan pangan. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi lebih paham bagaimana mengelola makanan agar tetap higienis dan berkualitas,” ungkapnya.
Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan SPPG Angkatan IV Tahun 2026 ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia serta mendukung terwujudnya pelayanan pangan yang sehat, aman, dan bermutu bagi masyarakat.(Apong)

