Dua Kali Diserang! Misteri Pelemparan Molotov di Bukit Lama Kembali Terjadi.
PALEMBANG, Radar BI– Malam dini hari di kawasan Jalan Demang Lebar Daun seketika pecah. Selasa (24/3/2026) pukul 02.24 WIB, sebuah rumah di Kelurahan Bukit Lama menjadi sasaran aksi nekat dua pria tak dikenal yang melempar benda diduga bom molotov.
Api sempat berkobar dan menjilat bagian depan mobil korban serta merusak rolling door tempat usaha di lokasi tersebut. Beruntung, meski sempat menimbulkan kepanikan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Aksi Terekam Jelas di CCTV
Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110. Dalam hitungan menit, personel Polsek Ilir Barat I langsung mengamankan TKP dan melakukan olah gerak.
Hasilnya mengejutkan, rekaman CCTV menunjukkan dua orang pria berboncengan motor dengan sengaja melemparkan botol berisi cairan mudah terbakar ke arah pekarangan rumah.
“Suara lemparan terdengar keras sebelum api tiba-tiba muncul dari pecahan botol,” ungkap salah satu saksi di lokasi kejadian.
Bukan Teror Pertama Kalinya?
Yang lebih mencemaskan, fakta baru terungkap bahwa lokasi yang sama ternyata pernah mengalami kejadian serupa pada malam pergantian tahun 2026 lalu.
Hal ini memicu dugaan adanya motif khusus di balik serangan beruntun tersebut.
Kini, tim gabungan dari Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, hingga Tim Inafis dan Laboratorium Forensik telah turun tangan.
Penanganan dilakukan secara terpadu melalui pembuktian ilmiah untuk memastikan pelaku segera diringkus.
Polisi: Kami Kejar Hingga Tertangkap!
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, melalui rilis resmi Polda Sumsel menegaskan bahwa, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kriminal yang meresahkan warga.
“Personel sudah bergerak. Barang bukti telah dikumpulkan, dan fokus kami saat ini adalah pengejaran pelaku berdasarkan identifikasi awal,” tegasnya, Selasa (24/3/26).
Polda Sumsel juga mengimbau warga yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait ciri-ciri pelaku untuk segera melapor melalui layanan 110. Saat ini, situasi di lokasi telah kondusif, namun kewaspadaan lingkungan terus ditingkatkan demi menjamin keamanan warga Palembang.@Suherman

