Keluarga Korban Orang Hilang,Minta Polsek Pasar Kemis Temukan Titik Terang Keberadaan Korban
TANGERANG, Radar BI– Seorang remaja perempuan berinisial NCP (17) dilaporkan hilang sejak akhir November 2025 lalu hingga kini sudah tiga bulan berlalu,tapi belum mendapatkan titik terang keberadaan korban.
Keluarga mengaku belum memperoleh kepastian mengenai keberadaan korban dan berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut.Pada Selasa (17/2/2026)
Berdasarkan keterangan keluarga korban,NCP yang lahir pada 13 Maret 2008 , yang beralamat di Perumahan Sindang Asri Residence, Blok F No. 20, RT 07/RW 001, diketahui terakhir kali berada di rumah sebelumnya,dan akhirnya pergi tanpa sepengetahuan orang tua pada Jumat malam, 29 November 2025 .
Keluarga menyebut, sebelum peristiwa itu terjadi, Korban sempat bercerita kepada ibunya bahwa seorang laki-laki berencana datang untuk menemui keluarga pada hari Minggu. Namun, sebelum hari yang dijanjikan tiba, putrinya tersebut justru telah pergi pada Jumat malam sekira 29 November 2025 lalu
Menurut penuturan orang tua korban, putrinya mengenal laki-laki tersebut melalui media sosial TikTok dan berkomunikasi secara intens melalui platform tersebut. Keluarga menduga anaknya dijemput oleh pria yang dikenalnya secara daring itu tanpa izin keluarga.
Selama ini, Korban tinggal bersama kakek dan neneknya yang rumahnya tidak jauh dari orang tuanya. Karena tidak memiliki telepon genggam pribadi, Nadia berkomunikasi menggunakan ponsel milik kakeknya.
Beberapa hari sebelum kepergiannya, korban sempat menerima transfer uang sebesar Rp120 ribu yang dicairkan melalui warung Madura setempat.
“Keluarga menduga transfer tersebut berkaitan dengan komunikasi Korban dan pria yang dikenalnya melalui media sosial.
Kasus kehilangan ini telah dilaporkan ke Polsek Pasar Kemis, jajaran Polresta Tangerang, pada 29 November 2025.
Namun hingga pertengahan Februari 2026, pihak keluarga belum menerima perkembangan laporan secara signifikan terkait penanganan kasus tersebut.
Ibu korban mengaku sangat cemas mengingat sudah lebih dari dua bulan Nadia tidak memberikan kabar.
“Kami hanya ingin tahu bagaimana keadaan anak kami sekarang. Kami berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini,” ujar keluarga.
Keluarga juga meminta aparat penegak hukum di wilayah Tangerang benar-benar melakukan upaya pencarian serta penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan pihak yang terkait dalam berkomunikasi dengan korban
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penyelidikan kasus hilangnya remaja tersebut.

