Terkait Videonya Yang Viral di Beberapa Medsos,Tahun 2024 Lalu Erdianto Hutabarat Mengaku Salah dan Meminta Kepada Pemilik Akun Untuk Menghapus Video Tersebut
MEDAN, Radar BI-Erdianto Hutabarat (47) Tahun Warga Jalan Bersama, GG.Puskesmas Medan Tembung,Kota Medan Sumatera Utara,yang sempat Viral dibeberapa Media Sosial pada Agustus 2024 lalu,karena aksinya yang terkesan arogan dan kasar berbahasa dengan logat bicaranya itu
Terkait Video yang viral tersebut akhirnya, Erdianto Hutabarat angkat bicara ,kepada awak media Erdianto Hutabarat,yang disapa Barat tersebut menyampaikan terkait beberapa Video yang viral tersebut, salah satunya berawal dari Video yang diambil diam-diam oleh seorang karyawan yang ada digudang yang beralamat dijalan Letda Sujono Kelurahan Medan Tembung, dalam rekaman video tersebut menurutnya, sedikitpun tidak ada menyinggung Institusi atau aparat Tentara ataupun PM, memang saya salah spontanitas ada keceplosan bilang PM dengan bahasa yang kurang etis didengar, sehingga memicu dan menjadi masalah saya, sampai didatangi oleh beberapa yang diduga Oknum TNI guna untuk mengklarifikasi terkait unggahan Video tersebut,”terang Barat,pada Minggu (8/06/2025)
“Selanjutnya beberapa hari kemudian saya dijemput lagi oleh beberapa orang Petugas ,yang diduga Anggota Denpom guna mengklarifikasi terkait Unggahan Video tersebut juga,tapi memang saya tidak ada niat ataupun menjelekkan Institusi TNI ataupun PM makanya saya disuruh buat Video klarifikasi permintaan maaf terkait Video tersebut, selanjutnya saya disuruh pulang,”ungkapnya.
“Permasalahan Video yang direkam secara diam-diam tersebut pada sekitar Bulan Anggustus 2024 lalu dan diunggah dibeberapa Media Sosial, seperti IG, Tiktok dan FB ini sangat berdampak terhadap anak-anak saya yang masih dibawah umur, terutama yang masih sekolah,disini sekali lagi saya bermohon kepada pemilik akun-akun tersebut tolong untuk segera menghapus Video yang terkesan saya memaki institusi Tentara dan PM, sehingga menimbulkan kebencian terhadap saya Pribadi yang berdampak buruk kepada anak-anak saya,”keluh Erdianto Hutabarat
Erdianto Hutabarat juga menyesalkan tindakan oknum karyawan gudang tersebut dengan merekam video tersebut diam-diam ,dan mendistribusikan video tersebut,tanpa ada konfirmasi terhadap saya, sehingga menimbulkan kebencian terhadap saya Pribadi yang berdampak buruk kepada anak-anak saya,dan Video tersebut berulang -ulang diupload disher sehingga yang baru melihat video tersebut, tanpa mentelaa dan berasumsi sepihak,pasti akan menjustice saya seorang Premanisme yang menantang anggota Tentara dan PM tersebut, sehingga memicu keselisihfahaman secara Visual dengan komentar-komentar Positif dan Negatifnya
“Disini saya atas nama Pribadi beserta keluarga sekali lagi saya memohon maaf kepada Anggota TNI dan PM yang ada di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia,terkait Video yang Viral tersebut, didalam Video tersebut tidak ada maksud saya menghina ataupun menantang siapapun terutama TNI atau PM,”ucap Erdianto Hutabarat
“Kepada seluruh pemilik akun-akun yang sampai saat ini, dengan sengaja mengupload dan mendistribusikan video tersebut, tanpa ada konfirmasi resmi terhadap saya Pribadi dan pihak yang terlibat, demi untuk keuntungan pribadinya, sekali lagi saya bermohon untuk segera menghapus Video tersebut
” Karena Video tersebut dapat mengancam keselamatan saya beserta keluarga saya,dan Video tersebut sangat berdampak buruk terhadap masa depan anak-anak saya nanti.
“Sekali lagi secara Pribadi saya bermohon untuk segera menghapus Video tersebut,”tutup Erdianto Hutabarat.@red

