Warga Bantarjaya Ricuh Akibat Kartu Barcode BLT Kesra 2025 Kedaluwarsa, Penyaluran Bantuan Terhenti Sementara
BEKASI, Radar BI – Suasana penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra 2025 di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi mendadak ricuh pada Rabu (31/11/2025) ,setelah sejumlah warga penerima bantuan diketahui tidak dapat mencairkan dana akibat kartu Barcode BLT Kesra 2025 yang digunakan telah kedaluwarsa.
Kericuhan terjadi, ketika pihak kantor Pos Giro Kecamatan Pebayuran menyerahkan Barcode BLT Kesra 2025 , bantuan kepada Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Bantarjaya,pada Rabu (31/12/2025) lalu.Mengingat waktu yang sangat mepet menjelang akhir tahun, sehingga proses penyerahan kepada warga tiga dusun Desa Bantarjaya tersebut,baru dapat dilakukan pada sore hari sekira pukul 15:00 Wib.
Karena keterbatasan waktu dan jumlah penerima yang cukup banyak akhirnya proses pencairan tidak dapat diselesaikan dalam waktu satu hari.
Selanjutnya,pada hari berikutnya warga kembali mendatangi Kantor Pos Giro Kecamatan Pebayuran, guna untuk proses pencairan dana BLT Kesra 2025 tersebut, setelah sampai di Kantor Pos Giro Kecamatan Pebayuran,salah seorang pegawai,pihak kantor Pos menyampaikan bahwa Barcode BLT Kesra 2025 sudah tidak berlaku lagi, atau Kedaluwarsa
Saat warga mulai mempertanyakan kegagalan sistem pemindaian Barcode pada kartu bantuan yang mereka miliki, tampak situasi mulai tidak kondusif
Beberapa warga mengaku telah antre sejak pagi, namun bantuan tidak kunjung diterima karena Barcode pada kartu BLT Kesra 2025 tidak dapat diproses oleh petugas penyalur.
“Kami sudah menunggu lama, tapi katanya barcode sudah tidak aktif. Ini jelas membuat kami kecewa,” ujar salah satu warga penerima bantuan dengan nada kesal.
Situasi sempat memanas ketika sebagian warga mendesak petugas desa dan pihak penyalur untuk segera memberikan kejelasan.
Kepala Desa Bantarjaya Abu Jihad mengaku terkejut saat menerima laporan Kendala teknis, yang membuat kekecewaan Warganya tersebut.Lalu,Abu Jihad melakukan konfirmasi terkait proses pencairan dana BLT Kesra 2025 akhir tahun tersebut.
“Saya sangat terkejut,saat menerima laporan dari salah satu Kadus saya, bahwa proses penyaluran BLT Kesra 2025 terkendala karena Barcode yang baru diterima pada Rabu 31 Desember 2025 lalu sudah Kedaluwarsa,”ungkap Kades Bantarjaya
Ia memastikan pemerintah desa akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait dan pihak penyalur guna mencari solusi agar bantuan tetap dapat disalurkan kepada warga yang berhak.
“Kami mohon warga tetap tenang. Bantuan ini tidak hilang, hanya terkendala teknis. Kami akan upayakan penjadwalan ulang dan perbaikan data,” ujarnya.
Sementara Pekerja Sosial Masyarakat ( PSM), kantor Pos Giro Kecamatan Pebayuran,saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa bantuan tersebut sudah tidak bisa dicairkan karena sudah melewati batas waktu, atau Kedaluwarsa.
Hingga berita ini diterbitkan, penyaluran BLT Kesra 2025 di lokasi tersebut dihentikan sementara sambil menunggu kejelasan teknis terkait pembaruan kartu barcode.@Mulis

