Sudah Beraksi Belasan Kali,Komplotan Curanmor Lintas Tangerang Dibongkar Polisi
TANGERANG, Radar BI— Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi lintas wilayah di Tangerang Raya. Dua pelaku berhasil diamankan, sementara anggota jaringan lainnya masih dalam pengejaran.
Pengungkapan ini bermula dari laporan warga terkait hilangnya dua unit sepeda motor di Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (9/4/2026) dini hari. Korban berinisial ANI menyadari kejadian tersebut saat mendapati gerbang garasi rumahnya terbuka dan kendaraannya raib. Total kerugian ditaksir mencapai Rp47 juta.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit menjelaskan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan menganalisis rekaman CCTV serta memetakan titik-titik rawan curanmor.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 03.30 WIB, tim opsnal yang tengah patroli mencurigai empat orang yang berboncengan menggunakan tiga sepeda motor di wilayah Cipondoh. Petugas kemudian melakukan pembuntutan hingga ke wilayah Cisauk, Tangerang Selatan.
“Dalam operasi tersebut, satu pelaku berinisial DP berhasil kami amankan di lokasi. Tiga pelaku lainnya sempat melarikan diri, namun satu pelaku lain berinisial AA akhirnya diserahkan warga kepada kami,” ujar Parikhesit.
Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya, yakni sebagai eksekutor (pemetik) dan joki. Mereka beroperasi secara mobile dengan berpindah-pindah lokasi untuk menghindari deteksi petugas.
Salah satu pelaku bahkan mengaku telah mencuri sekitar 13 unit sepeda motor dalam kurun waktu empat bulan terakhir. Sementara rekannya terlibat dalam pencurian kendaraan roda empat di belasan lokasi berbeda.
Dalam menjalankan aksinya, komplotan ini menggunakan berbagai alat pembobol, seperti kunci letter T, kunci magnet, hingga kunci palsu. Mereka juga membawa benda menyerupai senjata api untuk mengintimidasi warga jika aksinya dipergoki.@Yusuf

