Kurang Respons Terhadap Aduan Publik,FMPP Muaragembong Ajukan Evaluasi Kinerja Korwil Pendidikan ke Dinas Pendidikan Bekasi
BEKASI, Radar BI — Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kecamatan Muaragembong secara resmi mengajukan permohonan evaluasi terhadap kinerja Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan tingkat SD dan SMP kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi.
Pengajuan tersebut tertuang dalam surat bernomor 003/Sek.FMPP/IV/2025 yang ditujukan langsung kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Langkah ini disebut sebagai bentuk aspirasi masyarakat dalam mendorong peningkatan mutu serta integritas layanan pendidikan di wilayah Muaragembong.
Ketua FMPP Muaragembong, Edi Susanto, menjelaskan bahwa permohonan evaluasi didasarkan pada hasil observasi lapangan, aduan masyarakat, serta sejumlah temuan yang dinilai menunjukkan menurunnya efektivitas kepemimpinan Korwil saat ini.

Dalam surat tersebut, FMPP menyoroti beberapa persoalan utama, di antaranya:
Kurangnya Respons terhadap Aduan Publik
Korwil dinilai kurang responsif terhadap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kedisiplinan tenaga pendidik. Kondisi ini disebut berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan pendidikan di tingkat kecamatan.
Sulit Dihubungi pada Jam Kerja
FMPP mengungkap adanya kendala komunikasi yang berulang, di mana pihak Korwil kerap tidak merespons saat jam operasional, baik dalam koordinasi internal maupun dalam pelayanan kepada masyarakat.
Lambatnya Penanganan Permasalahan Sekolah
Penanganan berbagai persoalan di tingkat sekolah dinilai berjalan lambat. Akibatnya, masyarakat kerap harus melaporkan langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi karena tidak mendapatkan solusi di tingkat kecamatan.
FMPP menilai, jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, berpotensi menghambat percepatan peningkatan kualitas pendidikan serta pembentukan karakter peserta didik di wilayah Muaragembong.
Sebagai tindak lanjut, FMPP meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Korwil Pendidikan. Selain itu, FMPP juga mendorong adanya langkah penyegaran atau pergantian kepemimpinan jika diperlukan.
“Langkah ini kami ajukan demi terciptanya sinergi yang lebih baik antara sekolah, instansi pendidikan, dan masyarakat,” demikian pernyataan FMPP dalam surat resminya.
FMPP berharap aspirasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti guna mewujudkan sistem pendidikan yang lebih maju, responsif, dan berintegritas di Kecamatan Muaragembong.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi maupun pihak Korwil Pendidikan yang dimaksud.@(Mulis)

